Demo Di Hari Kemerdekaan Kamerun, 8 Orang Tewas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 02 Oktober 2017, 15:13 WIB
Demo Di Hari Kemerdekaan Kamerun, 8 Orang Tewas
Polisi Kamerun/BBC
rmol news logo Sedikitnya delapan orang tewas ditembak oleh tentara Kamerun selama aksi unjuk rasa kemerdekaan di kota Kumbo, wilayah berbahasa Inggris di negara tersebut.

Diketahui bahwa Kamerun terbelah antara daerah berbahasa Inggris dan berbahasa Perancis setelah penjajahan oleh Inggris dan Perancis setelah Perang Dunia Pertama.

Kedua daerah tersebut bersatu pada tahun 1961.

Demonstrasi berujung kematian tersebut diadakan pada peringatan ke-56 penggabungan daerah tersebut ke Kamerun.

Walikota kota Kumbo, Donatus Njong Fonyuy mengatakan bahwa lima korban tewas adalah tahanan yang ditembak setelah sebuah penjara terbakar. Tiga lainnya adalah pengunjuk rasa.

Ia menambahkan bahwa bendera gerakan separatis telah disiapkan di tempat-tempat simbolis di kota tersebut.

Protes dari minoritas warga berbahasa Inggris dimulai akhir tahun lalu karena kekhawatiran bahwa mereka sering dikecualikan dari jabatan pegawai negeri terkemuka, dan bahwa bahasa dan sistem hukum Prancis diberlakukan pada mereka. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA