Brigadir Jenderal Restituto Padilla mengatakan, keamanan diperketat di kota-kota Iligan dan Cagayan de Oro dan pihak berwenang ada yang bertugas mencari karakter mencurigakan yang mungkin menyelinap di antara pengungsi.
"Kami tidak menyangkal bahwa mungkin ada beberapa orang yang mungkin telah menyelinap bersama pengungsi dari Marawi ke Iligan dan Cagayan de Oro," katanya kepada wartawan di Manila (Jumat, 16/6) seperti dimuat
Reuters,
Pihak militer mengatakan bahwa sampai 200 pejuang, kebanyakan dari kelompok pemberontak lokal yang telah berjanji setia kepada ISIS juga beberapa pejuang asing, bertahan, menggunakan warga sipil sebagai perisai.
Upaya ratusan militan bersenjata untuk menyerbu dan menutup kota telah membuat pemerintah khawatir di seluruh Asia Tenggara. Hal itu memicu kekhawatiran bahwa ISIS yang telah kehilangan tanah di Irak dan Suriah mencoba untuk membangun pijakan di wilayah.
Para menteri pertahanan dan pemimpin militer Indonesia, Malaysia dan Filipina akan bertemu di kota Tarakan, Indonesia, di pulau Borneo awal pekan depan untuk membahas soal ancaman tersebut dan menyetujui langkah-langkah untuk berkoordinasi lebih baik dalam menghadapi terorisme.
[mel]
BERITA TERKAIT: