Sosok yang ditunjuk itu adalah Ana Brnabic. Ia dipilih oleh Presiden baru, Aleksandar Vucic untuk menjadi Perdana Menteri.
Persetujuannya oleh parlemen sebagian besar akan bersifat formalitas, karena partainya dan sekutunya memegang mayoritas.
Peran perdana menteri di pemerintahan Serbia sebgian besar bersifat simbolis karena Presiden Vucic akan tetap menjadi tokoh Serbia yang paling berkuasa.
Vucic sendiri tidak berkomentar mengenai seksualitas atau gender perdana perdana menteri tersebut, namun mengatakan bahwa Brnabic akan bekerja untuk memperbaiki Serbia.
Dikabarkan
BBC bahwa Uni Eropa berharap Serbia bisa menghadirkannya sebagai bukti meningkatnya toleransi di negara tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: