"Menara Eiffel akan kembali gelap dari tengah malam malam ini untuk menunjukkan solidaritas Paris dengan Kabul," kata Walikota Paris Anne Hidalgo di sebuah posting Twitter sebelumnya.
"Setelah Baghdad, Kabul telah menjadi korban serangan barbar. Solidaritas dan pemikiran untuk korban dan orang yang mereka cintai," tulisnya seperti dikabarkan
AFP.
Lampu monumen ikonik itu telah dimatikan pada Selasa malam setelah serangkaian ledakan bunuh diri di Baghdad menewaskan setidaknya 42 orang saat bulan suci Ramadhan mulai berlangsung.
Tidak ada yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang melanda kuartal diplomatik Kabul pada hari Rabu pada jam sibuk, yang menewaskan setidaknya 90 orang dan ratusan lainnya terluka.
Paris secara teratur meredupkan lampu Menara Eiffel, lambang kota, untuk menunjukkan solidaritasnya dengan korban serangan teror.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: