Menurut keterangan yang dirilis Pentagon pekan ini, elemen Kurdi dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF) akan dilengkapi untuk membantu menggerakkan ISIS dari bentengnya, Raqqa.
AS sangat sadar akan kekhawatiran Turki tentang langkah tersebut.
Diketahui bahwa Turki memandang pemberontak Kurdi sebagai teroris dan ingin menghentikan mereka mengambil alih wilayah di Suriah.
Pentagon kemudian mengatakan Menteri Pertahanan AS Jim Mattis telah berbicara melalui telepon ke rekannya dari Turki, Fikri Isik, namun tidak memberikan rincian percakapan tersebut.
Pejabat Turki pun belum menanggapi secara terbuka.
Tapi perlu diketahui bahwa Pasukan SDF, yang terdiri dari milisi Kurdi dan Arab, telah didukung oleh pasukan elit AS dan serangan udara dari sebuah koalisi pimpinan AS.
AS sebelumnya telah memasok senjata ringan dan kendaraan lapis baja ke elemen Arab SDF, yang dikenal sebagai Koalisi Arab Suriah.
SDF saat ini sedang berjuang melawan ISIS untuk menguasai kota Tabqa, sebuah pusat komando ISIS yang berjarak hanya 50km dari Raqqa.
[mel]
BERITA TERKAIT: