
Pemerintah Somalia mengklaim telah berhasil membunuh pimpinan kelompok militan al Shabaab, Moalim Osman Abdi Badil serta tiga bawahnya dalam pertempuran jelang akhir pekan ini di wilayah Lower Shabelle.
"Pada tanggal 5 Mei, tentara nasional Somalia membunuh pemimpin al Shabaab, Moalim Osman Abdi Badil, dan tiga pejuang," begitu bunyi pernyataan dari Kementerian Somalia akhir pekan ini.
"Ini akan melemahkan kekuatan para teroris di wilayah Lower Shabelle, ini adalah kemenangan bagi pasukan Somalia dan perdamaian," sambungnya.
Pemerintah mengatakan kematian pemimpin al Shabaab memperkuat komitmen pemerintah dalam memperkuat perang melawan teror.
Militan dari kelompok berafiliasi al-Qaeda al Shabaab diketahui telah melakukan sejumlah serangan di Mogadishu demi menggulingkan pemerintah Somalia yang didukung Barat dan mengusir pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika.
Somalia telah berperang sejak 1991, ketika panglima perang berbasis klan menggulingkan diktator Siad Barre dan kemudian saling berpaling.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: