Dengan demikian, ia akan menggantikan veteran Khaled Meshaal yang bermarkas di Qatar, yang mundur pada akhir masa hukumannya.
Haniyeh, seorang pria kelahiran Gaza 54 tahun yang lalu diketahui juga pernah menjabat sebagai perdana menteri Palestina setelah Hamas memenangkan pemilihan parlemen 2006 dan dia terus mengklaim gelar tersebut, meskipun dipecat secara resmi oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang memimpin Fatah.
Kelompok tersebut mempertahankan sayap bersenjata yang cukup besar di Jalur Gaza sejak merebut wilayah pesisir pada tahun 2007 dari partai Fatah yang bersaing, yang berbasis di Tepi Barat, dan telah bertempur dengan tiga perang dengan Israel.
Pejabat Israel tidak memberikan komentar segera mengenai pemilihan tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: