Hari Pemungutan Suara Perancis, Tingkat Abstain Bisa Ganggu Prediksi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 07 Mei 2017, 14:03 WIB
Hari Pemungutan Suara Perancis, Tingkat Abstain Bisa Ganggu Prediksi
Le Pen dan Emmanuel Macron/BBC
rmol news logo Warga Perancis yang sudah memiliki hak pilih memberikan suaranya dalam pemilu putaran kedua ahir pekan ini.

Pemungutan suara hari ini (Minggu, 7/5) akan menentukan siapa presiden Perancis mendatang, apakah Emmanuel Macron atau Marine Le Pen.

Warga negara di beberapa wilayah luar negeri dan banyak ekspatriat Prancis di luar negeri telah mulai memberikan suara.

Jajak pendapat dibuka di Prancis metropolitan pukul 08:00 waktu setempat dan akan ditutup pada pukul 19:00.

Tempat pemungutan suara akan tetap dibuka di beberapa kota besar sampai pukul 20:00 waktu setempat.

Macron adalah seorang sentris liberal, pro-bisnis dan pendukung kuat Uni Eropa (UE), sementara Le Pen berkampanye dalam program anti-imigrasi pertama di Prancis.

Dia ingin Prancis meninggalkan euro dalam ekonomi domestik, dan mengadakan referendum mengenai keanggotaan Uni Eropa Prancis.

Macron secara luas diperkirakan akan memenangkan pemungutan suara, mengingat sejak putaran pertama ia unggul dibandingkan Le Pen. Selain itu, jajak pendapat selama masa kampanye putaran kedua juga menunjukkan bahwa ia selalu unggul.

Namun analis mengatakan tingkat abstain yang tinggi dapat merusak peluangnya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA