Orang-orang tersebut ditangkap sesaat sebelum dimulainya Olimpiade setelah adanya informasi dari FBI.
Kedelapan orang yang diamankan tersebut seluruhnya adalah warga negara Brasil. Mereka mendapat hukuman penjara antara lima hingga enam tahun.
Menurut keterangan yang dirilis oleh otoritas setempat seperti dimuat BBC bahwa kelompok tersebut telah berbagi materi ekstremis secara online dan melalui aplikasi pesan yang menjanjikan aliansi ke ISIS.
Mereka bukan anggota ISIS, namun memiliki komunikasi dengan ISIS. Aktivitas mereka dipantau oleh FBI.
Dua minggu sebelum Rio Games, FBI memperingatkan pihak berwenang Brasil, yang kemudian mengatakan bahwa orang-orang tersebut telah mencoba untuk membeli senjata dan telah berbagi video pembuatan bom.
Polisi federal meluncurkan Operasi Hashtag pada bulan Juli dan menangkap total 15 orang.
Tujuh tersangka kemudian dibebaskan namun delapan lainnya diadili di bawah undang-undang anti-terorisme Brasil yang baru karena berencana melakukan serangan kimia selama Olimpiade.
[mel]
BERITA TERKAIT: