Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Harga Bahan Bakar Pesawat Brasil Naik 55 Persen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 01 April 2026, 11:43 WIB
Harga Bahan Bakar Pesawat Brasil Naik 55 Persen
Ilustrasi (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Reuters)
rmol news logo Kenaikan harga energi global mulai berdampak langsung ke industri penerbangan. Di Brasil, maskapai bersiap menghadapi lonjakan biaya setelah perusahaan minyak negara berencana menaikkan harga bahan bakar pesawat secara signifikan.

Dikutip dari Reuters, perusahaan minyak milik negara Petrobras dilaporkan akan menaikkan harga bahan bakar jet sekitar 55 persen mulai Rabu, 1 April 2026, waktu setempat. Informasi ini disampaikan oleh Abra Group, induk perusahaan maskapai Gol Linhas Aereas Inteligentes.

Kenaikan ini terjadi di tengah lonjakan harga minyak global yang dipicu konflik di Timur Tengah, khususnya perang antara AS-Israel dan Iran. Dampaknya, tekanan terhadap industri penerbangan semakin besar, terutama saat maskapai besar di Brasil seperti Gol dan Azul baru saja mulai pulih dari restrukturisasi utang.

Bahan bakar menjadi komponen biaya terbesar bagi maskapai di Brasil, menyumbang lebih dari 30 persen dari total biaya operasional. Sebagai produsen minyak terbesar di negara itu, Petrobras juga menguasai sebagian besar aktivitas pengolahan, sehingga kebijakan harganya sangat menentukan kondisi industri.

Perusahaan tersebut secara rutin menyesuaikan harga bahan bakar setiap awal bulan, dengan mempertimbangkan harga minyak dunia dan nilai tukar mata uang.
Lonjakan harga bahan bakar jet ini bukan hanya terjadi di Brasil, tetapi juga mengguncang industri penerbangan global. Maskapai terpaksa menaikkan harga tiket dan meninjau ulang proyeksi keuangan mereka.

CFO Abra Group, Manuel Irarrazaval, menyebut kenaikan harga dari Petrobras masih relatif terkendali dibanding pasar global. "Kenaikan April ini masih ‘moderat’ dibanding lonjakan harga global," ujarnya. 

Namun, ia juga mengingatkan bahwa setiap kenaikan 1 Dolar AS per galon bahan bakar jet bisa memaksa maskapai menaikkan tarif hingga sekitar 10 persen.

Maskapai Azul mengungkapkan telah menaikkan harga tiket rata-rata lebih dari 20 persen dalam tiga minggu terakhir. Selain itu, mereka juga mengurangi ekspansi dengan memangkas kapasitas penerbangan domestik sebesar 1 persen pada kuartal kedua.

Melihat tekanan ini, pemerintah Brasil mulai mempertimbangkan berbagai langkah untuk meringankan beban industri penerbangan. Usulan yang dibahas mencakup pemotongan pajak bahan bakar jet, pengurangan pajak transaksi keuangan maskapai, hingga penurunan pajak sewa pesawat.

Kementerian Pelabuhan dan Bandara Brasil menyebutkan bahwa proposal tersebut masih dalam tahap kajian internal pemerintah untuk menilai kelayakannya sebelum diambil keputusan lebih lanjut. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA