Begitu hasil jajak pendapat yang digelar usai debat oleh saluran BFMTV.
Dalam debat yang berlangsung selama lebih dari dua jam itu, kedua kandidat berdebat soal sejumlah isu seperti terorisme, ekonomi, dan Eropa.
Debat juga diwarnai dengan pernyataan dan sindirian sengit. Le Pen mengecam Macron atas latar belakang keuangan dan pemerintahannya, menuduhnya sebagai "kandidat globalisasi biadab" dan mengatakan versinya tentang Prancis adalah ruang perdagangan, di mana semua orang akan berjuang untuk diri mereka sendiri.
Pada gilirannya, Macron mengatakan bahwa pemimpin Front Nasional itu telah secara terbuka berbohong, tidak mengusulkan apapun, dan membesar-besarkan kekhawatiran masyarakat.
Usai debat, BMTV menggelar jajak pendapay terhadap 1.314 orang yang berusia di atas 18 tahun terkait tanggapan mereka atas debat.
Hasilnya, Macron dianggap paling meyakinkan selama debat televisi. 63 persen pemirsa Perancis yang memiliki hak suara menilai bahwa Macron lebih mengesankan dalam debat dibanding dengan rivalnya.
Bukan hanya itu, Macron juga unggul dalam sejumlah kategori dalam survei tersebut seperti penilaian kandidat paling jujur, paling sesuai dengan nilai pemilih, dan siapa yang memiliki rencana terbaik.
Namun demikian, hasil akhir pemilu akan ditentukan akhir pekan ini di balik bilik suara (Minggu, 7/5).
[mel]
BERITA TERKAIT: