Beberapa orang di kerumunan berteriak "Presiden Marine!". Bukan hanya itu, menurut laporan AFP, juga ada teriakan yang mencemooh Macron.
"Saya di sini untuk berbicara dengan Anda," kata mantan menteri ekonomi pro-bisnis kepada para pekerja itu saat tiba di pabrik.
"Tentu saja ada kemarahan di negeri ini, ada kecemasan. Tanggung jawab harus dilakukan, karena itulah saya disini," sambungnya.
Pabrik yang dioperasikan oleh Whirlpool, perusahaan multinasional AS, diancam dengan outsourcing ke Polandia.
Kunjungan Macron ke Amiens yang merupakan wilayah di mana ia berasal itu merupakan bagian dari kampanye jelang pemilu putaran kedua 7 Mei mendatang di mana ia bersaing ketat dengan Le Pen.
Untuk diketahui bahwa kunjungab Macron ke pabrik tersebut telah diatur jauh-jauh hari. Agenda yang dibuat adalah bertemu dengan perwakilan serikat pekerja Whirlpool. Namun secara tiba-tiba, beberapa jam sebelum kunjungan Macron, Le Pen muncul tanpa pemberitahuan untuk kepentingan pribadi.
"Semua orang tahu apa sisi Emmanuel Macron, dia ada di pihak perusahaan," kata Le Pen saat kunjungannya.
"Saya berada di pihak pekerja, di tempat parkir mobil, bukan di restoran Amiens," sambungnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: