Dalam sebuah wawanacara dengan
AFP, Assad mengatakan bahwa kabar itu 100 persen fabrikasi.
Lebih lanjut Assad mengklaim bahwa rincian soal laporan serangan kimi itu tidak kredibel karena sumber mereka adalah mantan afiliasi al-Qaeda di Suriah, yakni Nusra Front.
Assad juga mengatakan bahwa foto yang menunjukkan anak-anak yang telah meninggal dalam serangan di sebuah kota yang dikuasai pemberontak di provinsi Idlib merupakan kejadian palsu dan tidak meyakinkan.
Ia juga menggarisbawahi bahwa Suriah tidak memiliki senjata kimia dan kalau pun memiliki, pihaknya tidak akan menggunakannya untuk hal itu.
"Kami menyerahkan gudang kami tiga tahun lalu," katanya.
"Kami tidak pernah menggunakan senjata kimia kami dalam sejarah kami," tegasnya.
Assad pun menambahkan bahwa moral pemerintah Suriah tidak akan pernah melakukan hal ini.
[mel]
BERITA TERKAIT: