Saham Induk United Sempat Anjlok 4 Persen Pasca Insiden Pengusiran Paksa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 12 April 2017, 14:05 WIB
Saham Induk United Sempat Anjlok 4 Persen Pasca Insiden Pengusiran Paksa
Potongan video saat Dao diseret paksa/BBC
rmol news logo Saham perusahaan induk maskapai penerbangan United yakni United Continental Holdings turun lebih dari 4 persen pada satu titik di awal pekan ini dengan hampir 1 miliar dolar AS. Namun ketika pasar ditutup, saham pulih dan turun 1 persen.

Hal itu diakibatkan oleh insiden yang terjadi di United terkait pengusiran paksa penumpang akhir pekan kemarin.

Diketahui pada Minggu (9/4), penerbangan United dari Chicago ke Louisville, Kentucky penuh. namun tiba-tiba pihak maskapai hendak mengusir empat penumpang, karena ada empat staf United yang perlu terbang cepat.

Tiga penumpang sepakat untuk pergi. namun satu penumpang menolak pergi. Satu penumpang itu bernama David Dao.

Dao mengatakan bahwa ia adalah seorang dokter di Rumah Sakit Elizabeth Kentucky dan harus terbang karena akan bertemu pasien keesokan harinya.

Namun pihak keamanan maskapai melakukan pengeluaran paksa dengan menarik dan menyeret Dao hingga ia terluka dan berdarah. Sejumlah penumpang mengabadikan kejadian tersebut dengan video.

Video itu pun segera menyebar di sosial media dan memicu kecaman.

CEO United Airlines Oscar Munoz telah meminta maaf secara publik dan mengatakan bahwa pihaknya akan memperbaiki kesalahan yang dibuat maskapainya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA