Tuduhan itu sendiri dibuat oleh tokoh oposisi terkemuka, David Smolansky. Akhir pekan lalu, melalui sosial media ia mengklaim bahwa gas merah telah digunakan untuk membubarkan pengunjuk rasa selama demonstrasi anti-pemerintah baru-baru ini.
Ia pun menyamakan serangan gas merah itu dengan serangan kimia di Suriah baru-baru ini,
Maduro menanggapi tuduhan itu. Dalam siaran televisi lokal ia mengatakan bahwa Venezuela tidak pernah dalam sejarahnya menggunakan senjata biologi, kimia atau senjata nuklir.
Maduro pun kemudian meminta penyelidikan terhadap Smolansky atas tuduhan palsu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: