Pernyataan itu disampaikan oleh juru bicara Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov (Jumat, 7/4).
Ia menambahkan bahwa serangan itu juga merupakan pelanggaran atas hukum internasional serta dilakukan oleh Amerika Serikat sebagai bentuk pengalihan isu.
Peskov menambahkan bahwa militer Suriah tidak memiliki senjata kimia. Hal iu, kata Peskov, telah dikonfirmasi oleh Organization for the Prohobiton of Chemical Weapons yang merupakan unit khusus PBB.
Lebih lanjut Peskov menyebut bahwa Putin menekankan serangan yang dilakukan oleh AS ke Suriah adalah untuk mengalihkan perhatian pada jumlah korban sipil yang tewas di irak akibat misi AS.
"Langkah ini merusak hubungan AS-Suriah," tegas Peskov seperti dimuat
Russia Today.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: