Bruno Le Roux dipanggil untuk menjelaskan hal itu kepada Perdana Menteri, Bernard Cazeneuve hari ini (Selasa, 21/3).
Ia sendiri telah mengakui membayar putri-putrinya sebesar 55.000 euro dari uang rakyat karena bekerja sebagai asisten parlemen.
Le Roux, anggota terkemuka partai Sosialis Presiden Prancis François Hollande, dituduh memberikan putrinya yang sekarang berusia 20 dan 23, 24 kontrak jangka pendek, yang dikenal sebagai CDD (Contrat de travail à duree déterminée) antara tahun 2009 dan 2016 saat ia duduk di Assemblée Nationale.
Anggota parlemen Prancis memang diperbolehkan untuk mempekerjakan kerabat, jika pekerjaan itu adalah nyata dan kerja sebenarnya dilakukan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: