Pengguna ganja untuk penggunaan pribadi akan dikenai denda. Sedangkan bagi mereka yang melakukan pelanggaran berulang, akan dikenai tuntutan pidana.
Sementara itu, menjual, membeli dan memproduksi obat akan tetap ilegal dan pergerakan harus diratifikasi oleh parlemen.
Menurut kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan, hampir 9 persen dari warga Israel menggunakan ganja, meskipun beberapa ahli percaya angka itu lebih tinggi.
Langkah ini mengikuti rekomendasi dari sebuah komite yang dibentuk untuk mempelajari masalah ini.
"Di satu sisi kami membuka diri kita untuk masa depan. Di sisi lain, kita memahami bahaya dan akan mencoba untuk menyeimbangkan keduanya," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Menteri Hukum Isrel Ayelet Shaked mengatakan bahwa ini adalah bentuk penyesuaian Israel dengan perkembangan global.
"Israel tidak bisa menutup mata atas perubahan yang terjadi di seluruh dunia dalam menghormati konsumsi ganja dan efeknya," jelasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: