Ia akan mundur dari semua posisi dari ratusan bisnis di bawah payung Trump Organization.
Sedangkan Trump sendiri menegaskan bahwa ia akan fokus pada tugas kepresidenan.
Trump juga menyebut bahwa dirinya akan memastikan bahwa ia tidak akan mengambil tindakan sebagai presiden yang hanya akan menguntungkan dirinya secara pribadi. Karena itulah ia mengakatakan bahwa tidak perlu adanya kekhawatiran soal konflik kepentingan.
"Saya benar-benar bisa menjalankan bisnis saya dan menjalankan pemerintahan pada saat yang sama," tegas Trump dalam konferensi pers yang digelar di New York pekan ini.
Namun demikian sejumlah pakar etika, mengatakan bahwa pernyataan Trump itu tidak cukup.
"Kekeliruan Trump akan memicu skandal dan korupsi," kata Norman Eisen, mantan penasihat etika Gedung Putih di bawah Presiden Barack Obama.
Sementara Direktur Kantor Etika Pemerintahan Amerika Serikat Walter Shaub mengatakan bahwa kantornya merekomendasikan Trump untuk melakukan divestasi aset yang bertentangan untuk menghindari konflik.
[mel]
BERITA TERKAIT: