Berdasarkan kesepakatan itu, raksasa teknologi akan memasang server di Kuba untuk meningkatkan kecepatan konektivitas ke layanan Google, termasuk Gmail dan YouTube.
Kedua belah pihak sebenarnya telah mulai menjalalin komunikasi dan kerjasama dalam minggu-minggu terakhir di bawah kepemimpinan Barack Obama.
Diketahui bahwa Kuba merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat konektivitas online terendah di dunia.
Mayoritas penduduk tidak diperbolehkan memiliki akses ke internet dari rumah dan harus bergantung pada poin wi-fi yang mahal.
"Kesepakatan ini memungkinkan ETECSA menggunakan teknologi kami untuk mengurangi latency dengan caching beberapa konten bandwidth tinggi kami yang paling populer seperti video YouTube di tingkat lokal," kata Google dalam sebuah pernyataan.
Presiden Obama memperbaiki hubungan dengan Kuba awal tahun ini, setelah lebih dari lima dekade permusuhan antara dua mantan saingan Perang Dingin.
Belum jelas apakah penggantinya, Donald Trump akan mengubah kebijakan Amerika Serikat terhadap Kuba.
[mel]
BERITA TERKAIT: