
Amerika Serikat tidak dapat diandalkan untuk menunjukkan komitmenya dalam kerjasama internasional.
Menurut Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, hal itu terlihat dari keputusan senat Amerika Serikat pekan ini untuk memperpanjang sanksi Iran (ISA) selama 10 tahun ke depan.
Iran menilai langkah tersebut melanggar kesepakatan yang telah dijalin oleh Iran dan enam negara kekuatan dunia termasuk Amerika Serikat untuk menangguhkan program nuklirnya dengan imbalan berupa pencabutan sanksi keuangan internasional.
"Bagi masyarakat internasional, perpanjangan sanksi melawan Iran ini menunjukkan ketidakmampuan pemerintah Amerika Serikat untuk diandalkan," kata Zarif.
Dari pihak Amerika Serikat sendiri menilai bahwa perpanjangan ISA tidak akan melanggar perjanjian nuklir. Parlemen Amerika Serikat juga mengatakan bahwa perpanjangan ISA akan memudahkan sanksi menjadi cepat berlaku kembali jika Iran melanggar kesepakatan nuklir.
Tapi kepala energi nuklir Iran, Ali Akbar Salehi yang juga memainkan peran sentral dalammencapai kesepakatan nuklir menggambarkan hal tersebut sebagai pelanggaran yang jelas.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: