Pangeran Maha Vajiralongkorn diharapkan untuk menggantikan sang ayah, Raja Bhumibol Adulyadej yang meninggal pada 13 Oktober lalu. Namun ia meminta untuk menundanya selama setidaknya satu tahun.
Alasan resmi yang diberikan adalah bahwa ia ingin berkabung sebagaimana rakyat Thailand.
Monarki memang menempati tempat penting dalam tatanan politik Thailand. Raja Bhumibol Adulyadej telah dipandang sebagai tokoh pemersatu rakyat Thailand. Termasuk di tengah periode kerusuhan politik, termasuk selama kudeta militer terbaru pada tahun 2014.
Pemimpin parlemen Thailand, Majelis Legislatif Nasional, diharapkan untuk bertemu dengan putra mahkota dalam beberapa hari ke depan untuk secara resmi mengundang dia.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: