Ini adalah pertemuan politik tertinggi yang diselenggarakan di negara komunis itu.
Dalam Kongres kali ini, pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong Un, dispekulasikan bakal menjauh dari ideologi ayahnya, Kim Jong Il, yang mengutamakan kekuatan militer. Ideologi ini disebut sebagai tindak lanjut dari ideologi fundamental Korut yang menggabungkan Marxisme dan ultra nasionalisme.
Kim Jong Un diprediksi akan memperkuat keyakinannya sendiri akan kekuatan nuklir simultan dan pembangunan ekonomi.
Namun, para pejabat Korea Utara bersikeras bahwa kongres ini hanyalah kelanjutan dari "filsafat revolusioner" Kim Jong Il untuk menyatukan rakyat, di mana layaknya ada "kekerabatan darah" antara pimpinan, partai dan rakyat.
"Kami orang-orang Korea berpikir pemimpin kami Kim Jong Un adalah seperti ayah kami, seperti ibu kami. Kami percaya padanya dan kami melakukan yang terbaik untuk membangun negara," kata Hyon Un Mi, warga Korut yang sehari-hari bekerja sebagai pemandu di Arch of Triumph, dikutip dari
CNN.Kongres terakhir Partai Pekerja digelar terakhir pada 1980 oleh pendiri Korut, Kim Il-sung. Setelah pemerintahan diambil alih oleh anaknya, Kim Jong-il, Partai tak pernah lagi mengadakan Kongres.
[ald]
BERITA TERKAIT: