"Biar saya pertegas, menggunakan kelaparan sebagai sebuah senjata merupakan bentuk perang," kata Ban dalam keterangannya pada Kamis (14/1).
"Saya hendak mengatakan bahwa mereka adalah tahanan, bahkan lebih parah, karena tahanan diberi makan," sambungnya seperti dimuat
Press TV.
Komentar itu dikeluarkan Ban setelah adanya laporan soal sejumlah kasus malnutrisi yang ditemukan di Suriah, tepatnya di kota-kota yang diduduki oleh pemberontak dan terisolir dari bantuan.
PBB menemukan bahwa ratusan ribu orang kelaparan di sejumlah tempat di Suriah. Hal itu ditemukan setelah bantuan kemanusiaan diizinkan masuk untuk menjangkau daerah-daerah yang keparan seperti Madaya dan al-Foua.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: