Pasca Kematian Cecil Si Singa, Delta Hentikan Pengiriman Satwa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 04 Agustus 2015, 12:45 WIB
Pasca Kematian Cecil Si Singa, Delta Hentikan Pengiriman Satwa
delta/net
rmol news logo Maskapai penerbangan asal Amerika Serikat Delta menetapkan larangan pengiriman binatang-binatang besar dalam penerbangannya. Hal itu dilakukan menyusul kecaman internasional atas pembunuhan ilegal seekor singa bernama Cecil di Zimbabwe.

"Efektif dengan segera, Delta resmi akan melarang pengiriman semua singa, macan tutul, gajah, badak, dan kerbau ke seluruh dunia sebagai paket," kata Delta dalam sebuat pernyataan singkat pada Senin (3/8) seperti dimuat BBC.

Delta tidak menjelaskan lebih lanjut soal alasan di balik keputusan tersebut.

Namun demikian, Delta dan sejumlah maskapai penerbangan lainnya yang melayani jalur penerbangan ke sejumlah kota di Afrika menjadi sasaran petisi online. Petisi tersebut meminta pihak maskapai menghentikan pengiriman binatang menyusul pembunuhan Cecil.

Cecil sendiri diketahui ditembak mati secara ilegal pada Juni lalu oleh seorang dokter gigi asal Amerika Serikat Walter Palmer. Ia diyakini telah membayar sekitar 50 ribu dolar AS untuk berburu Cecil yang merupakan daya tarik wisata utama di Hwange National Park.

Palmer sendiri berdalih bahwa ia mengira perburuan itu legal dan tidak menyadari Cecil dilindungi. Kasus tersebut menjadi besar di media dan memicu reaksi keras dari sejumlah kalangan. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA