Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi dari KBRI Oslo, pembukaan pameran dilaksanakan pada Sabtu (11/7) pukul 13.00 waktu setempat. Sekitar 40 orang pecinta dan pemerhati batik antara lain dari kalangan akademik NTNU, perwakilan dari berbagai galeri di Trondheim, serta masyarakat Indonesia yang berdomisili di Trondheim hadir dalam pembukaan tersebut.
Dalam sambutan pembukaannya PF Pensosbud Dilla Trianti yang mewakili Duta Besar RI Oslo menyatakan kebanggaannya bahwa pameran lukisan batik Indonesia dapat kembali digelar di Trondheim. Dia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para sponsor yang mendukung terselenggaranya pameran tersebut.
Lebih lanjut disampaikan bahwa bagi orang Indonesia, batik tidak hanya menjadi pakaian, melainkan juga sebagai bentuk karya seni, warisan budaya, simbol identitas dan kebanggaan bangsa Indonesia. Diharapkan melalui pameran batik ini, masyarakat Norwegia dapat lebih mengenal Indonesia dan kebudayaan Indonesia.
"Melalui pertukaran informasi, seni, dan budaya antar negara, kita dapat memupuk rasa saling pengertian, dan melalui pameran batik ini diharapkan rasa itu akan tumbuh antara masyarakat Indonesia dan Norwegia. Dengan timbulnya rasa saling memahami tersebut, kita dapat bekerja sama dan berkontribusi dalam membangun dunia yang lebih baik," papar Dilla Trianti.
Dalam pembukaan pameran juga dipersembahkan tari Pendet asal Bali yang dibawakan oleh kelompok tari masyarakat Indonesia di Trondheim. Penampilan tari Pendet berhasil menarik perhatian para hadirin maupun para pengunjung perpustakaan yang kemudian meluangkan waktu untuk melihat pameran.
Joko Sudadiyo adalah seorang artis dan pengajar batik di Yogyakarta. Dia mulai mendesain dan memproduksi batik di tahun 1984. Kini, karya dan produknya telah diekspor ke berbagai negara termasuk Italia, Inggris, Spanyol, Amerika Serikat (Hawaii), Guyana, Malaysia, Belanda, dan Singapura. Karyanya juga pernah dipamerkan di Guyana, Italia, Inggris, Spanyol, dan Belanda.
Pameran ini merupakan pameran lukisan batik Joko Sudadiyo yang keempat kalinya digelar di Norwegia. Sebelumnya, pameran pertama diselenggarakan pada bulan Desember 2011 di Trondheim, yang kedua pada bulan Agustus 2012 di Oslo dan yang ketiga pada bulan Juni 2013. Pameran lukisan batik ini diselengarakan di perpustakaan umum kota Trondheim mengingat perpustakaan tersebut dikunjungi oleh sekitar 2 hingga 3 ribu orang setiap harinya.
[dem]
BERITA TERKAIT: