"Daftar 89 nama itu sekarang sudah miliki oleh pemerintah Rusia. Kami tidak memiliki informasi lain tentang dasar hukum, kriteria dan proses keputusan ini," kata salah seorang juru bicara Uni Eropa seperti dimuat
CNN (Minggu, 31/5).
Uni Eropa mengkritisi soal apa landasan hukum yang digunakan Rusia untuk melarang masuknya ke-89 tokoh tersebut.
"Kami menganggap tindakan ini sebagai tindakan yang sewenang-wenang, terutama dengan tidak adanya penjelasan lebih lanjut dan transparansi," tambahnya.
Tidak sedikit dari daftar tersebut yang merupakan kritikus vokal Rusia.
Sementara itu, seorang pejabat anonim Rusia kepada
CNN mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri Rusia tidak akan mengkonfirmasi nama-nama tokoh yang dilarang masuk ke Rusia itu. Namun ia menyebut bahwa larangan itu merupakan hasil dari sanksi Uni Eropa terhadap Rusia.
Kabarnya, di antara nama tokoh yang dilarang itu terdapat nama sekretaris jenderal dewan Uni Eropa Uwe Corsepius dan mantan wakil perdana menteri Inggris Nick Clegg.
[mel]
BERITA TERKAIT: