Pramugara bernama Shaukat Ali Cheema itu diketahui ditangkap di bandara Birmingham setelah kedapatan berusaha menyelundupkan puluhan paspor dan lisensi mengemudi ke Inggris pada Maret lalu. Paspor-paspor itu secara khusus dijahit ke dalam lapisan pakaian dalam.
Dimuat
BBC (Selasa, 19/5), pria berusia 59 tahun itu mengakui tuduhan yang dijeratkan kepadanya terkait kepemilikan paspor-paspor tersebut di hadapan pengadilan Birmingham.
Menurut keterangan seorang anggota Badan Kejahatan Nasional Dawn Cartwright, menuturkan bahwa paspor-paspor itu ditujukkan pasa sejumlah orang yang berdomisili di Italia, Portugal, Belgia, Spanyol, dan Pakistan.
Ia menekankan bahwa paspor dan lisensi mengemudi palsu menjadi perhatian serius karena bisa disalahgunakan oleh penjahat untuk menghindari deteksi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: