Pria yang biasa disebut "Luz" itu mengaku bahwa pekerjaannya tersebut terlalu banyak memikul beban, terutama terkait dengan kematian rekan-rekannya.
"Setiap masalah adalah penyiksaan karena yang lain (rekan) menghilang," kata Luz seperti dimuat
BBC (Selasa, 19/5).
Luz yang telah bergabung dengan Charlie Hebdo sejak tahun 1992 menyebut bahwa keputusannya untuk mengundurkan diri merupakan pilihan yang sangat pribadi. Luz akan secara resmi meninggalkan Charlie Hebdo pada September mendatang.
Diketahui, kantor redaksi Charlie Hebdo diserang oleh sejumlah orang pada tanggal 7 Januari lalu. Sebanyak 12 orang ditembak mati oleh pelaku.
Pasca serangan, Charlie Hebdo tetap terbit dengan edisi teranyarnya menunjukkan karikatur Nabi Muhammad dengan tagline "Je suis Charlie". Luz merupakan orang yang menggambar karikatur tersebut.
Bulan lalu, Luz telah berjanji bahwa dirinya akan berhenti menggambar karikatur Nabi Muhammad, karena ia tidak lagi memiliki ketertarikan.
"Mereka lupa soal kekhawatiran menemukan inspirasi," tandasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: