Pembangunan itu dibuat menyusul kebuntuan kesepakatan senjata dengan Perancis terkait pembelian jet tempur jenis Rafale generasi keempat.
Menurut laporan seorang sumber dari India’s Hindustan Aeronautics Ltd (HAL) kepada
Times of India pada Senin (9/3), India akan membuat konsensi untuk mempercepat pengiriman pesawat perang sebagai upaya untuk melakukan pengiriman pertama selama 36 bulan dari yang semula diperkirakan akan memakan waktu 94 bulan.
Namun demikian, kontrak FGFA itu tidak akan menggantikan kesepakatan Rafale sebelumnya. India diperkirakan akan menggantinya dengan membeli perangkat dengan kualitas serupa seperti Sukhoi-30MKI dari Rusia yang sudah diproduksi di India.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: