Meskipun berjumlah kecil, kata dia dikutip
Xinhua, para pemimpin harus memiliki tanggung jawab besar dalam menegakkan hukum.
Xi mengatakan itu dalam sebuah seminar yang dihadiri oleh para kepala provinsi dan menteri, pada Senin (2/2). Pembukaan seminar itu dipimpin oleh Perdana Menteri, Li Keqiang.
Presiden Xi menyebut beberapa pejabat negara yang terkemuka justru tidak melakukan tugas mereka dan menggunakan hukum untuk kepentingan pribadi. Perilaku tersebut merusak citra Partai Komunis China dan mengganggu tatanan politik, ekonomi dan sosial.
"Semua anggota Partai Komunis China dan organisasi pemerintah dan pejabat harus mematuhi konstitusi dan hukum," seru Xi.
"Sebelum kita mengatakan apa-apa atau melakukan sesuatu, kita harus terlebih dahulu memeriksa apakah itu adalah sah," tambahnya.
Ditekankannya, semua anggota partai dan pemerintah harus bekerja sesuai hukum dan setiap pelanggaran harus dihukum.
"Untuk memastikan bahwa pejabat senior memahami dan mengikuti hukum, kepatuhan terhadap hukum akan menjadi faktor utama dalam menilai kinerja. Aturan rinci pada penilaian harus dirancang," katanya
Xi juga mengatakan bahwa kekuasaan adalah pedang bermata dua. Jika digunakan sesuai hukum, kekuasaan akan menguntungkan orang-orang. Namun jika sebaliknya, maka akan menimbulkan bencana bagi bangsa ini.
"Untuk mengendalikan kekuasaan, harus didefinisikan, diatur, diperiksa dan diawasi oleh hukum," pungkas Xi.
[ald]
BERITA TERKAIT: