Dikatakan Presiden Nicolas Maduro (Jumat, 28/11), para pejabat pemerintah yang akan terkena "pengurangan substansial" diantaranya adalah pejabat BUMN, pejabat di kementerian, dan gajinya sendiri sebagai kepala negara.
Bahkan, seperti dikutip
AFP, Maduro juga telah memerintahkan Menteri Perekonomian Venezuela Rodolfo Torre Marco melakukan kunjungan ke Tiongkok untuk membantunya menutupi kekurangan pendapatan minyak.
Langkah ini diduga untuk menjaga citra Maduro yang diprediksi akan memiliki kepeminpinan seperti pendahulunya Hugo Chavez. Semasa kepemimpinannya, Chavez memiliki kebijakan yang sangat terkenal yaitu tidak akan memangkas program perumahan rakyat dan subsidi pangan. Hal inilah yang dicontoh Maduro.
Apalagi menjelang pemilihan legislatif (Pileg) pada tahun 2015, Maduro perlu hati-hati mengambil kebijakan untuk menjaga suara dari pendukung Chavez.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: