Georgia Tingkatkan Kerjasama Militer dengan Uni Eropa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/shoffa-a-fajriyah-1'>SHOFFA A FAJRIYAH</a>
LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH
  • Sabtu, 29 November 2014, 10:31 WIB
Georgia Tingkatkan Kerjasama Militer dengan Uni Eropa
rmol news logo Komite Militer Uni Eropa (European Union Military Committee/EUMC) melakukan kunjungan ke Georgia, kemarin (Jumat, 28/11)  untuk meningkatkan kerjasama militer di negara tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala EUMC Jenderal Patrick de Rousiers bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Georgia Mayor Jenderal Vakhtang Kapanadze untuk mengucapkan terima kasih atas partisipasi Georgia dalam operasi militer yang dipimpin Uni Eropa. Ini termasuk misi perdamaian di Republik Afrika Tengah, di mana 140 tentara Georgia bergabung dalam operasi tersebut.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua personil militer (Georgia) yang telah melakukan misi dengan kami. Presiden Republik Afrika Tengah dan Uni Eropa berterima kasih kepada pasukan militer Georgia yang membantu mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada penduduk setempat,"
kata Rousiers, seperti dikutip Xinhua.

Sementara itu, Kapanadze juga mengatakan kepada Rousiers bahwa pihaknya bersedia melakukan reformasi militer Georgia.

"Kami bertekad untuk lebih memperdalam hubungan Uni Eropa-Georgia di bidang militer," tegas Kapanadze.

Republik Afrika Tengah telah dilanda kekerasan sektarian selama berbulan-bulan. Hal ini terjadi setelah kelompok pemberontak Seleka menggulingkan Presiden Francois Bozize pada Maret 2013 lalu.

Loyalis Bozize yang bernama Anti Balaka melakukan serangan balasan dan tragedi kemanusiaan pun terjadi. Ini menyebabkan ribuan korban tewas dan satu juta lainnya yang melarikan diri ke negara lain. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA