Tiga negara itu diketahui merupakan negara-negara di Afrika Barat yang terkena dampat penyebaran wabah Ebola terparah.
Senegal sendiri menutup perbatasannya dengan negara-negara tersebut sejak tanggal 21 Agustus lalu.
"Senegal telah memutuskan untuk membuka sebagian perbatasannya dengan Republik Guinea, Liberia dan Sierra Leone pada Jumat ini. Namun ini hanya berlaku untuk udara dan perbatasan maritim, kecuali perbatasan darat," kata Menteri Dalam Negeri Senegal, Abdoulaye Diallo Daouda, dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan
AFP.
Pengumuman itu datang setelah sehari sebelumnya (Kamis, 13/11) Liberia mencabut peringatan darurat Ebola di negaranya.
Dalam catatan terbaru, WHO mengatakan pada 10 November lalu bahwa ada 2.812 orang meninggal di Liberia, dari 6.878 kasus.
Di Sierra Leone, 1.187 orang meninggal dari 5.586 kasus dan di Guinea, sebanyak 1.166 orang tewas dari 1.919 kasus.
[mel]
BERITA TERKAIT: