Tuduhan itu muncul pada Kamis (13/11) ketika ada sebuah dokumen yang disebut-sebut dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Budapest menyebutkan adanya enam daftar pejabat tinggi Hungaria yang dilarang masuk ke negeri Peman Sam.
"Itu hanya secarik kertas. Kami diberi kertas yang merupakan daftar tuduhan yang telah kita dengar dari partai-partai oposisi selama empat tahun terakhir. Jika bukan dalam bahasa Inggris, saya akan berpikir itu ditulis oleh partai-partai oposisi," kata Orban, seperti dikutip
AFP (Jumat, 14/11).
Dokumen yang beredar itu sendiri dikabarkan tidak tertera adanya stempel resmi ataupun kop surat.
Orban sendiri menekankan bahwa Hungaria dan Amerika Serikat tetap merupakan mitra yang baik.
"Antara kita ada hubungan yang mendalam mengenai politik, kemitraan ekonomi, dan saling menghormati budaya," demikian Orban.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: