Kenneth Bae adalah seorang misionaris di Washington. Ia ditahan di Korut pada November 2012 dan dihukum 15 tahun kerja paksa dengan tuduhan melakukan tindakan mata-mata. Sementara Matthew Miller ditahan baru pada April lalu.
Dalam konferensi pers singkatnya, Bae mengatakan ia berterima kasih kepada mereka mendukungnya.
"Saya berterima kasih kepada semua orang yang mendukung saya dan keluarga selama ini," ujarnya.
Ia juga meminta pendukungnya untuk tidak melupakan rakyat Korea Utara.
Belum ada informasi mengenai alasan pembebasan itu, namun hal ini terjadi sebulan setelah Korut juga membebaskan seorang kontraktor AS, Jeffrey Fowle.
Ia ditahan pemerintah Korea Utara pada Mei lalu setelah meninggalkan sebuah Alkitab di klub pelaut di kota Chongjin, Korea Utara ketika
mengunjungi negeri itu sebagai turis.
Seperti ditulis situs TMZ, diduga mantan pemain basket AS Dennis Rodman memiliki peran dalam pembebasan tersebut.
"Saya memahami kejahatan (Bae) berkomitmen, dan saya meminta anda, sebagai teman baik saya yang sangat dihormati Kim Jong Un, untuk membebaskannya untuk menunjukkan pada negara saya bagaimana mencintai dan penuh kasih ala DPRK (Korut)," tulis Rodman pada Januari lalu.
[dem]
BERITA TERKAIT: