"Banyak negara di Asia yang bisa membantu namun tidak melakukan. Saya menyerukan kepada pemimpin di Asia untuk mengirim tim medis profesional yang terlatih untuk membantu menghentikan Ebola pada sumbernya," kata Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dalam konferensi pers yang digelar di Seoul (Selasa, 4/11).
Kim juga mendesak negara-negara Asia untuk bergerak maju demi mengalahkan virus yang telah menelan hampir lima ribu jiwa di sejumlah negara di kawasan Afrika Barat itu. Ia menilai, Asia memiliki tenaga medis yang berlimpah dan bisa maju ke garis depan dalam upaya internasional meredam penyebaran Ebola.
"Pada hari Selasa, 11 bulan ke dalam krisis Ebola, hanya 30 tim medis dari seluruh dunia yang telah dikirim ke tiga negara Afrika Barat Guinea, Liberia dan Sierra Leone," sambungnya. Tiga negara itu diketahui merupakan negara yang terkena dampak terburuk penyebaran Ebola.
Kim menegaskan, kontrol perbatasan tidak cukup untuk meredam penyebaran virus yang menular melalui cairan buangan tubuh itu.
"Dunia harus memadamkan api karena jika tidak, Ebola dapat menyebar ke negara manapun, termasuk yang di Asia," kata kim dikutip
Korea Times.
Sebelumnya, Korea Selatan sendiri telah menetapkan rencana untuk mengirimkan sekitar 20 militer dan pekerja medis sipil ke sejumlah wilayah di Afrika Barat dalam waktu beberapa minggu ke depan untuk membantu menangani Ebola. Selain itu, negeri gunseng juga berjanji untuk menggelontorkan dana sekitar 5,6 juta dolar untuk membantu kampanye melawan Ebola.
[mel]
BERITA TERKAIT: