Kali ini, sanksi menargetkan sejumlah perusahaan Rusia. Uni Eropa menutup pinjaman jangka panjang bagi sejumlah perusahaan Rusia, termasuk produsen minyak terbesar negara yakni Rosneft dan operator pipa Transneft.
Selain menargetkan perusahaan besar,
Associated Press mengabarkan, sanksi juga menargetkan 24 individu yang dinilai terlibat dalam konflik tersebut seperti pemimpin kelompok pemberontak dan anggota parlemen Rusia.
Diketahui sejak konflik di timur Ukraina berkecamuk pertengahan April lalu, Amerika Serikat dan Uni Eropa telah mengeluarkan sejumlah sanksi baik yang menargetkan individu maupun perusahaan Rusia yang dinilai terlibat dan memiliki peran dalam konflik di Ukraina. Sanksi tersebut ada yang berupa pembekuan aset, larangan perjalanan, serta sejumlah sanksi lainnya.
Sanksi itu dikeluarkan karena negara-negara Barat menilai Rusia berada di balik konflik yang telah menelan setidaknya tiga ribu korban jiwa itu.
[mel]
BERITA TERKAIT: