Pasalnya, belasan anggota parlemen Brasil tersangkut skandal Petrobras ini. Seluruh nama tersebut muncul setelah mantan direktur Petrobas buka mulut pada Jumat (5/9).
Skandal ini juga turut melemahkan reputasi President Dilma Rousseff yang mencalonkan kembali sebagai presiden. Terlebih Dilma telah berkomitmen untuk tidak toleran sedikitpun terhadap tindak korupsi selama menjabat sebagai presiden.
Kepada wartawan Dilma berjanji akan menyelesaikan kasus ini segera mungkin.
"Saya jamin saya akan mengambil tindakan yang diperlukan. Tapi saya tidak akan bertindak berdasarkan spekulasi, saya ingin rincian," katanya seperti dilansir
Reuters (Senin, 8/9).
Sementara itu, banyak pihak beranggapan kasus ini akan mendongkrak popularitas tokoh oposisi Marina Silva. Namun hal itu segera terbantahkan setelah majalah Veja pada Sabtu (6/9) merilis nama-nama mereka yang terlibat.
Veja menyebut skandal petrobas turut menyeret calon presiden Eduardo Campos, yang meninggal dalam kecelakaan pesawat bulan lalu. Sementara Marina Silva merupakan pasangan wakil presiden Campos.
Skandal keuangan Petrobras ini terkait dengan pembelian kilang seharga 20 juta dolar AS. Beberapa pejabat disebutkan menerima kickback sebesar 3 persen dari pembelian tersebut.
[ian]
BERITA TERKAIT: