Skandal Minyak Guncang Pemilihan Presiden

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 08 September 2014, 03:45 WIB
Skandal Minyak Guncang Pemilihan Presiden
ilustrasi:net
rmol news logo Skandal korupsi yang melibatkan perusahaan minyak negara mengguncang pemilihan presiden Brasil yang akan dihelat pada Oktober nanti.

Pasalnya, belasan anggota parlemen Brasil tersangkut skandal Petrobras ini. Seluruh nama tersebut muncul setelah mantan direktur Petrobas buka mulut pada Jumat (5/9).

Skandal ini juga turut melemahkan reputasi President Dilma Rousseff yang mencalonkan kembali sebagai presiden. Terlebih Dilma telah berkomitmen untuk tidak toleran sedikitpun terhadap tindak korupsi selama menjabat sebagai presiden.

Kepada wartawan Dilma berjanji akan menyelesaikan kasus ini segera mungkin.

"Saya jamin saya akan mengambil tindakan yang diperlukan. Tapi saya tidak akan bertindak berdasarkan spekulasi, saya ingin rincian," katanya seperti dilansir Reuters (Senin, 8/9).

Sementara itu, banyak pihak beranggapan kasus ini akan mendongkrak popularitas tokoh oposisi Marina Silva. Namun hal itu segera terbantahkan setelah majalah Veja pada Sabtu (6/9) merilis nama-nama mereka yang terlibat.

Veja menyebut skandal petrobas turut menyeret calon presiden Eduardo Campos, yang meninggal dalam kecelakaan pesawat bulan lalu. Sementara Marina Silva merupakan pasangan wakil presiden Campos.

Skandal keuangan Petrobras ini terkait dengan pembelian kilang seharga 20 juta dolar AS. Beberapa pejabat disebutkan menerima kickback sebesar 3 persen dari pembelian tersebut.[ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA