Sebuah masterplan penyerangan bahkan telah disiapkan. Rencananya, pada hari Rabu (10/9) Obama akan menjelaskan strategi penyerangan itu dalam sebuah pidato kepresidenan. Sehari sebelum pidato, ia akan melangsungkan pertemuan dengan para pemimpin Kongres untuk mencari dukungan terhadap strateginya itu.
"Saya hanya ingin rakyat Amerika paham dengan ancaman dan bagaimana kita akan menghadapinya serta memiliki keyakinan bahwa kita akan mampu menghadapinya," kata Obama dalam sebuah wawancara dengan
NBC sebagaimana dikutip
Reuters (Minggu, 7/9).
Pidato yang dilangsungkan jelang peringatan peristiwa 9/11 yang menewaskan sekitar 3.000 orang itu akan menggarisbawahi sejauh mana Negara Islam telah menjadi isu mendesak untuk Amerika Serikat.
Kelompok ini telah menyita wilayah di Irak utara dan Suriah timur dan menyerukan berdirinya kekhalifahan Islam. Cara-cara sadis dilakukan kelompok ini. Teranyar, ISIS atau Negara Islam telah merilis video mengerikan yang menggemparkan dunia, yaitu pemenggalan dua wartawan AS sanderaan mereka.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: