
Ukraina berencana untuk menutup konsulat dan kedutaan di beberapa negara dalam rangka memotong anggaran pengeluaran. Wacana ini disampaiklan Wakil Kepala Administrasi Kepresidenan Ukraina, Valeriy Chaly.
"Kami memiliki masalah, bagaimana cara memotong anggaran. Sangat menyedihkan. Tapi kami terpaksa menutup konsulat dan kedutaan yang akan segera dioptimalkan ke dalam struktur badan diplomatik asing," tulis Chaly di halaman Facebook-nya hari ini (Minggu, 24/8).
Ukraina tengah berusaha untuk menyelamatkan ekonominya dengan pinjaman internasional. Ukraina diperkirakan akan menerima total 27 miliar dolar AS dari donor internasional termasuk dari Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Meski menerima dana bantuan, Ukraina diperkirakan masih akan tetap melanjutkan langkah-langkah penghematan, yang diumumkan sejak Februari
lalu oleh Perdana Menteri Arseniy Yatsenyuk, untuk mengamankan pinjaman dari IMF dalam upaya untuk mencegah utang.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: