Paris, Perancis guna menentang larangan otoritas Perancis untuk melakukan aksi protes terkait serangan Israel di Jalur Gaza, Sabtu (26/7).
Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, telah melarang warganya untuk melakukan demonstrasi terkait serangan Israel di Jalur Gaza yang dianggap sebagai bentuk anti-Semitisme.
Namun para demonstran membantah bahwa hal tersebut merupakan anti-Semitisme.
"Tujuan kami bukan untuk menyerang orang-orang Yahudi. Tapi itu untuk
mengutuk kebijakan pemerintah," kata seorang politisi lokal yang juga merupakan salah satu koordinator aksi demontrasi, Tarek Ben Hiba, seperti dikabarkan
Reuters.
Sementara itu, Para pengunjuk rasa tetap nekat mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan "Kita semua Palestina", serta membawa spanduk bertuliskan "Zionis, teroris".
[wid]
BERITA TERKAIT: