Ketua Umum KNRP, Soeripto mengatakan ini adalah bukti keseriusan pihaknya dalam membantu derita kemanusiaan bangsa Palestina. Soeripto menyampaikan beberapa hal terkait dengan pemberian bantuan kemanusiaan ke Gaza Palestina yang akan melalui pintu Rafah, yang sebagiannya masuk wilayah Mesir.
"KNRP mendesak Pemerintah RI, untuk menyampaikan kepada Pemerintah Mesir agar membuka pintu Rafah seluas-luasnya, untuk mengirimkan bantuan obat-obatan dan bahan makanan, sebagai wujud solidaritas kemanusiaan, dan pertanggung jawaban atas donasi yang sudah kami kumpulkan. Korban berjatuhan setiap hari dan kita harus bergerak cepat," tegas Soeripto dalam keterangannya kepada redaksi.
Mantan Anggota DPR RI Komisi Hubungan Luar Negeri ini juga mengusulkan kepada Pemerintah RI, untuk membentuk tim investigasi kejahatan genosida atas bangsa Palestina.
"KNRP mengusulkan hal ini disampaikan di forum Dewan Kemanan PBB atau forum Pengadilan HAM Internasional," tandas Soeripto.
Menanggapi permintaan dan usulan KNRP tersebut, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI Yuri Octavian Thamrin yang didampingi Direktur Timur Tengah Febrian A. Ruddyard mengatakan, Pemerintah siap membantu hal-hal tersebut. "Menlu RI setiap hari menyampaikan kepada kami, bagaimana caranya kita membantu rakyat Palestina dari hari ke hari," ujarnya.
Yuri menambahkan, secepatnya Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa akan menghubungi Menlu Mesir dalam rangka pengiriman bantuan yang akan melalui pintu Rafah Mesir. "Rencananya hari ini atau besok, Menlu RI akan menghubungi Menlu Mesir, agar dapat memudahkan bantuan masuk ke Gaza Palestina," pungkasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: