Akibatnya, sekitar 1.300 imigran yang bersal dari Meksiko dan Amerika Tengah itu terlantar.
Namun berdasarkan keterangan layanan darurat setempat, tidak seorangpun mengalami luka ketika kereta yang diberi nama "the Beast" itu keluar dari jalurnya.
Untuk diketahui, Amerika Serikat menjadi negara tujuan bagi sejumlah orang yang melarikan diri dari negara-negara di Amerika Tengah.
Sejak akhir Oktober lalu, dikabarkan
Reuters terdapat lebih dari 50 ribu anak tanpa pendamping yang sebagian besar berasal dari El Salvador, Guatemala dan Honduras, kedapatan melintasi perbatasan secara ilegal ke wilayah barat daya Amerika Serikat.
Mereka menyebut bahwa hal itu dilakukan karena menghindari kekerasan yang terjadi dinegaranya dan mencri penghidupan yang lebih baik di Amerika Serikat.
[mel]
BERITA TERKAIT: