Kabar tersebut dihembuskan oleh Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di London pada Minggu (29/6).
Kelompok itu menyebut, delapan dari sembilan orang tersebut disalib di ruang publik di wilayah Deir Hafer selama tiga hari. Sedangkan seorang lainnya disalib selama delapan jam di wilayah al-Bab.
Namun laporan itu tidak merinci dengan jelas apakah kesembilan orang tersebut pada akhirnya dibunuh atau dibiarkan hidup serta mengapa mereka disalib.
Namun kabar yang dipublikasikan
CNN itu belum dapat segera diverifikasi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: