
Setelah lebih dari dua bulan misteri hilangnya pesawat milik maskapai penerbangan Malaysia Airlines (MAS) bernomor penerbangan MH370, hari ini (Selasa, 27/5) data komunikasi antara satelit dan pesawat tersebut dirilis.
Dalam dokumen setebal 47 halaman yang dirilis oleh otoritas Malaysia itu terdapat ratusan baris data komunikasi antara pesawat dan sistem satelit milik perusahaan Inggris Inmarsat.
Data tersebut tidak dapat memberikan gambaran secara menyeluruh, namun dapat memberikan ringkasan komunikasi data yang dibuat oleh pesawat yang hilang pada 8 Maret lalu dalam perjalanannya dari Kuala Lumpur menuju Beijing.
Seperti dilansir
CNN, tim pakar internasional yang terlibat dalam pencarian pesawat telah menggunakan data satelit itu bersama dengan data lainnya baik dari radar ataupun kalkulasi data lainnya untuk menyimpulkan bahwa pesawat berpenumpang 239 orang tersebut berakhir di sekitar Samudera Hindia.
Inmarsat menyebut bahwa pihaknya tidak memiliki otoritas untuk merilis data. Sebelum dirilis hari ini, data tersebut ditahan oleh otoritas Malaysia untuk dianalisa lebih lanjut.
Data tersebut sempat dirilis kepada kerabat penumpang yang menuntut transparansi, sebelum akhirnya dirilis ke media.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: