
Dewan Keamanan PBB telah menyetujui usulan pemeirntah nigeria untuk menerapkan sanksi terhadap kelompok pemberontak Nigeria Boko Haram, lima minggu setelah penculikan lebih dari 200 gadis remaja di sekolahnya.
Sanksi tersebut termasuk embargo persenjataan, penutupan akses pendanaan dan perjalanan, serta pembekuan aset kelompok militan yang berafiliasi dengan al-Qaeda tersebut.
Duta PBB dari AS Samantha Power menyebut bahwa hal itu merupakan langkah penting untuk mendukung gerakan perlwanan terhadap Boko Haram.
"Hari ini, Dewan Keamanan mengambil langkah penting untuk mendukung upaya pemerintah Nigeria untuk melawan Boko Haram dan memegang kepemimpinan dan tanggung jawab atas kekejaman pembunuhnya," katanya seperti dilansir
BBC (Kamis, 22/5).
Sehari sebelumnya, perwakilan Nigeria di PBB, U Joy Ogwu menyerukan pentingnya saksi bagi boko Haram.
"Hal utama adalah untuk menyerang masalah dan itu adalah terorisme," ujarnya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: