Menurut pejabat Partai Komunis China seperti dilansir
Daily Mail (Kamis, 17/4), hal tersebut dilakukan agar mereka kerap memasang wajah ceria. Hal tersebut dinilai dapat membuka peluang lebih besar terutama untuk mengundang wisatawan.
Dalam industri jasa, terutama yang berkaian dengan sektor pariwisata sepetri perhotelan, restoran, katering, tur, dan pemandu wisata, latihan murah senyum tersebut menjadi kewajiban.
Uniknya, latihan murah senyum tersebut dilakukan dengan menggunakan metode tradisional, yakni dengan cara mengigit sumpit.
Latihan tersebut dilakukan dengan cara menempatkan sumpit antara gigi atas dan bawah demi melatih otot-otot wajah yang diperlukan untuk tersenyum.
"Karena sumpit ditemukan di setiap rumah, di setiap restoran, di setiap kantin, itu dianggap sebagai cara terbaik untuk menyampaikan pesan," kata seorang juru bicara pemerintahan setempat yang meluncurkan kampanye murah senyum.
[mel]
BERITA TERKAIT: