Begitu disebutkan sebuah majalah Jerman,
Der Spiegel sebagaimana dilansir
Voanews (Minggu, 30/3).
Der Spiegel menyebutkan, laporan-laporan itu merupakan bagian dari pangkalan data mengenai kepala-kepala negara asing, yang juga mencakup pemimpin Peru, Somalia, Belarusia dan negara-negara lain.
Der Spiegel menyatakan bahwa semua informasi itu ada dalam dokumen yang dibocorkan oleh mantan agen NSA Edward Snowden, yang dikabarkan telah mencuri sebanyak 1,7 juta dokumen sebelum kabur untuk meminta suaka di Rusia.
NSA, lanjut laporan
Der Spiegel, menggunakan perusahaan-perusahaan internet Jerman dalam mengumpulkan data mengenai Angela Merkel.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: