Presiden Afsel Dihina Rakyatnya Sendiri dalam Acara Penghormatan untuk Mandela

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 11 Desember 2013, 11:32 WIB
Presiden Afsel Dihina Rakyatnya Sendiri dalam Acara Penghormatan untuk Mandela
jacob zuma
rmol news logo Puluhan ribu masyarakat Afrika Selatan yang memadati stadion First National Bank (FNB) di Johannesburg, mempermalukan pemimpinnya sendiri di hadapn dunia internasional. Mereka mencemooh Presiden Jacob Zuma, di momen penghormatan untuk almarhum mantan presiden Nelson Mandela, kemarin.

Momen memalukan ketika Zuma hendak berdiri di podium untuk memberikan pidato penghormatan. Pidato itu merupakan bagian dari upacara peringatan nasional atas wafatnya Mandela yang dihadiri oleh 90 pemimpin negara.

Diberitakan Reuters, sorakan penghinaan untuk Zuma sudah terdengar sejak pertama kali sang presiden memasuki stadion yang telah disesaki oleh puluhan ribu rakyatnya. Sorakan penghinaan kembali diterima Zuma sesaat ketika ia hendak memberikan pidato penghormatan atas wafatnya Mandela.

Hal tersebut bertolak belakang dengan sambutan yang diterima para tokoh dunia lainnya. Masyarakat Afrika Selatan yang berada di stadion yang pernah digunakan untuk Piala Dunia 2010 tersebut memberikan tepuk tangan hangat ketika Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe dan Sekjen PBB Ban Ki-moon memberikan pidato penghormatan.

Penghinaan oleh rakyat Afsel kepada pemimpinnya itu dikaitkan dengan isu korupsi yang melanda Zuma dan pemerintahannya. Dia yang memimpin Afsel sejak 2009 itu juga kerap diprotes oleh sebagain masyarakatnya karena masalah kemiskinan, kriminalitas, dan pengangguran.

"Mandela memiliki visi, Mandela menghidupi visi tersebut. Tapi apa yang dibicarakan Zuma tidak hidup," kata salah seorang warga Afrika Selatan, Funeka Gingcara-Sithole.

Sekalipun mendapat perlakuan yang merendahkannya, Zuma tetap maju memberikan pidato. Ia menyebut bahwa setiap orang di dunia memiliki Madiba (nama lain Mandela) sebagaimana Mandela telah menyentuh kehidupan Masyarakat Afrika Selatan.

"Bahwa kita adalah rekan Madiba dan bahwa kita hidup dalam waktu Madiba, itu alasan untuk perayaan besar," ujar Zuma.

Selain 90 kepala negara, sejumlah selebriti internasional juga turut hadir dalam upacara tersebut, seperti vokalis band U2, Bono; penyanyi Peter Gabriel; bintang film Charlize Theron, dan model terkenal Naomi Campbell.

Jasad Mandela akan disemayamkan di Union Bulding Pretoria, tempat di mana ia pernah dilantik sebagai presiden pada tahun 1994, selama tiga hari.

Mendiang Mandela baru akan dimakamkan pada hari Minggu di tempat kelahirannya, desa Qunu, 700 km ke arah Selatan dari Johannesburg. Hanya sejumlah pemimpin negara dan kerabat dekat yang dapat menghadiri upacara pemekaman Mandela tersebut. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA